Langsung ke konten utama

INANG ANAK PERANTAU

INANG ANAK PERANTAU
Munsyid: Saujana

Image result for PULANG KAMPUNG


Berdendang hati perantau berdendang
Alunan senang nada kerinduan
Sambut warkah dari desa
Menggamit hatiku segera pulang


Gemalai pelepah nyiur melambai
Dingin semilir menyapa di pipi
Sejuk alir air sungai
Masih terasa basahnya di kaki


Ribu batu jarak kita terpisah
Silih musim lamanya tak bersua
Rasa rindu tidak lagi terbendung
Apakah khabarnya teman di kampung


Andai diri mampu terbang melayang
Saat ini telah lama ku pulang
Hanya jasad masih ada di kota
Sedang hati telah tiba di desa


Riuh anak-anak bermain di halaman
Bawah pohon merendang
Tenangnya redup petang
Di hujung sana petani melangkah pulang
Hilang lelah bersenda gurauan


Walau berkelanan jauh di perantauan
Cerah langit di desa kekal jadi rinduan
Seluruh warganya bagaikan bersaudara

Ramah mesra di dalam senyuman
Benarlah tempat jatuh kan tetap dikenang
Tak sabar hati segera nak pulang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendaki bukit mongkrang

_M.O.N.G.K.R.A.N.G_ Kuharap perjalanan ini bukan petualangan terakhir. Esok hari matahari in syaa Allah akan menunjukkan kemilau sinarnya menyambut pecandu ketinggian. Kaki ini melangkah beriringan antara kanan dan kiri menunuruni puncak mongkrang. Hamparan sabana mulai memendek seiring kaki melangkah. Tubuh-tubuh kokoh yang siap menyambangi puncak-puncak tertinggi semakin terlihat. Sepatu-sepatu kumal mulai melangkah pulang. Turunan tajam telah dilalui, sekarang saatnya jalan landai yang ditapaki untuk kembali pulang. Wajah usang disambut haparan perkebunan warga yang lumayan jauh dari pemukiman yang tidak ada pengawasan 24 jam. Buah-buahan segar memerah memanjakan mata. Sayur mayur begitu segar siap panen. Aku bertanya pada seseorang yang menemani petualanganku saat itu. “ Mas, la nek tandur neng nggon koyo ngeneki po ga rawan kedisikan panen yho” . Aku bertanya dengan lugu. Singkat jawabnya “ yo kabeh iki gur bekal iman, dititipno marang gusti” . Jawaban itu menutup keluguan...

Untuk Para Ibu Demi Masa Depan Putrinya

🟧⬛️  ▶️ 1. Hormatilah suamimu ketika dia di rumah atau di luar rumah, dan bersegeralah memenuhi kebutuhannya, khususnya di depan putri-putrinya. ▶️ 2. Jangan bertikai dengan suami di depan anak-anak, never! Perselisihan yang terjadi tidak boleh melewati pintu kamar tidur.  ▶️ 3. Sengajalah meminta izin suami di depan putri-putrinya, bila ingin masuk atau keluar atau apa saja.  ▶️ 4. Jangan pernah menampakkan pembangkangan atas perkataan suami di depan putri-putri.  ▶️ 5. Bagi istri-istri penguasa terhadap suaminya, yang ikut campur dalam segala urusan suaminya bahkan mengintrogasi suami (Kenapa jendelanya dibuka? Bagaimana kamu keluar sendirian kemarin?! Kenapa beli roti ini?dll),  seakan dialah komandan di rumah, menyuruh, memerintah dan melarang di rumah. Yakinlah bahwa putri-putrinya kelak akan menjadi fotocopy dirinya, secara otomatis dia akan menguasai suaminya seperti yang dia lihat di ibundanya, dan bila ternyata dia mendapatkan suami yang memiliki kepri...

KEKECEWAAN YANG DIRENCANAKAN

Hindari meletakkan harapan pada 4 tempat ini: Karena pasti kecewa Kenali bahwa tdk mungkin semua orang selalu mencintai...  1. Berharap selalu dicintai dan tdk ada yg membenci (harapan yang mustahil)  Rosul dgn kesempurnaan akhlaknya ajah ada yg benci Sdh Sunatullah..  Lalu, kebencian dan kecintaan siapa yg harus kita perhatikan? Benci dan cintanya org2 sholih kpd kita. (Sifat / akhlaq).. Perlu khawatir / gelisah... Knp ada org Ygbenci kpd kita? Bisa jd karena kita yg mancing...  ...Setiap nikmat itu ada pembencinya...  Jangan mudah pamer kenikmatan, apalagi di media sosial - mengundang hasad dan 'ain - mengundang kejahatan 2. Berharap kpd manusia dan ingin mendapatkan sesuatu darinya مثل اللذين اتخذوا من دون الله اوياء كمثل العنكبوت اتخذت بيتا، Ùˆ ان اوهن البيوت لبيت العنكبوت Kisah imam malik yg diminta mngajar muwatho' di Kerajaan 3. Dapat dunia yg banyak dn selalu diiringi kemudahan Jgn jdikan Dunia sbg takaran kemuliaan Allah berikan dunia kpd yg dicintai dn...