Langsung ke konten utama

MENJADI BERLIAN DI ANTARA BEBATUAN

Sesungguhnya agama islam memerintahkan setiap muslim untuk mencintai saudaranya bagaikan mencintai dirinya  sendiri, menghindarkan saudaranya dari bahaya  seperti menghindarkan dirinya sendiri, serta saling menasehati di antara mereka bahkan menganggap mereka bagian dari hidup kita. Itulah keindahan yang terpancar dari jiwa-jiwa suci yang saling mengharap ridho Ilahi.


Agama islam datang memberi sambutan hangat perdamaian sekaligus membawa sejuta keistimewaan yang mengagumkan. Saat islam datang, kaum jahiliyah membenci keberadaan kaum perempuan, tega mengubur mereka hidup-hidup, serta tidak memberikan harta warisan kepada mereka. Bahkan, terkadang mempusakai wanita bagaikan harta lain dengan jalan paksa. Maka dari itu, islam tampil untuk menjaga dan mengangkat derajat wanita layaknya berlian berharga, menunaikan hak-hak merkaa, serta melarang perbuatan-perbuatan keji terhadap mereka.


Demi kesucian masyarakat serta keutuhan dan kehormatan seorang muslimah, islam menganjurkan pernikahan dan mengharamkan perzinaan. Islam memerintahkan kepada kaum hawa agar mengenakan pakaian yang sesuai dengan kacamata syari’at. Yaitu busana syar’i yang menunjukkan identitas diri sebagai muslimah sejati.

Wahai penyejuk hati kaum adam….

Tidakkah kita ingat degan firman-Nya?
Yaitu:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”.
 Coba bayangkan, dewasa ini banyak kaum hawa yang meremehkan kriteria busana yang layak menurut standar syari’at. Mayoritas wanita bimbang untuk melangkahkan diri sebagai muslimah sejati. Kehidupan mereka berporos pada meninggikan nilai adat tanpa memperhitungkan aturan syari’at. Apabila kaum hawa telah meremehkan hal tersebut, generasi seperti apakah yang akan lahir melanjutkan estafet dakwah kita?

Akhwaty fillah….   

Mari memperbaiki kualitas diri, membina hati dan nurani menjadi muslimah hakiki!
Wallahu a’lam bish shawab.

_Sragen,2016.majalah an-najma:edisi 99,vol.5.halaman:24.

“dengan sedikit perubaha”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendaki bukit mongkrang

_M.O.N.G.K.R.A.N.G_ Kuharap perjalanan ini bukan petualangan terakhir. Esok hari matahari in syaa Allah akan menunjukkan kemilau sinarnya menyambut pecandu ketinggian. Kaki ini melangkah beriringan antara kanan dan kiri menunuruni puncak mongkrang. Hamparan sabana mulai memendek seiring kaki melangkah. Tubuh-tubuh kokoh yang siap menyambangi puncak-puncak tertinggi semakin terlihat. Sepatu-sepatu kumal mulai melangkah pulang. Turunan tajam telah dilalui, sekarang saatnya jalan landai yang ditapaki untuk kembali pulang. Wajah usang disambut haparan perkebunan warga yang lumayan jauh dari pemukiman yang tidak ada pengawasan 24 jam. Buah-buahan segar memerah memanjakan mata. Sayur mayur begitu segar siap panen. Aku bertanya pada seseorang yang menemani petualanganku saat itu. “ Mas, la nek tandur neng nggon koyo ngeneki po ga rawan kedisikan panen yho” . Aku bertanya dengan lugu. Singkat jawabnya “ yo kabeh iki gur bekal iman, dititipno marang gusti” . Jawaban itu menutup keluguan...

Untuk Para Ibu Demi Masa Depan Putrinya

🟧⬛️  ▶️ 1. Hormatilah suamimu ketika dia di rumah atau di luar rumah, dan bersegeralah memenuhi kebutuhannya, khususnya di depan putri-putrinya. ▶️ 2. Jangan bertikai dengan suami di depan anak-anak, never! Perselisihan yang terjadi tidak boleh melewati pintu kamar tidur.  ▶️ 3. Sengajalah meminta izin suami di depan putri-putrinya, bila ingin masuk atau keluar atau apa saja.  ▶️ 4. Jangan pernah menampakkan pembangkangan atas perkataan suami di depan putri-putri.  ▶️ 5. Bagi istri-istri penguasa terhadap suaminya, yang ikut campur dalam segala urusan suaminya bahkan mengintrogasi suami (Kenapa jendelanya dibuka? Bagaimana kamu keluar sendirian kemarin?! Kenapa beli roti ini?dll),  seakan dialah komandan di rumah, menyuruh, memerintah dan melarang di rumah. Yakinlah bahwa putri-putrinya kelak akan menjadi fotocopy dirinya, secara otomatis dia akan menguasai suaminya seperti yang dia lihat di ibundanya, dan bila ternyata dia mendapatkan suami yang memiliki kepri...

KEKECEWAAN YANG DIRENCANAKAN

Hindari meletakkan harapan pada 4 tempat ini: Karena pasti kecewa Kenali bahwa tdk mungkin semua orang selalu mencintai...  1. Berharap selalu dicintai dan tdk ada yg membenci (harapan yang mustahil)  Rosul dgn kesempurnaan akhlaknya ajah ada yg benci Sdh Sunatullah..  Lalu, kebencian dan kecintaan siapa yg harus kita perhatikan? Benci dan cintanya org2 sholih kpd kita. (Sifat / akhlaq).. Perlu khawatir / gelisah... Knp ada org Ygbenci kpd kita? Bisa jd karena kita yg mancing...  ...Setiap nikmat itu ada pembencinya...  Jangan mudah pamer kenikmatan, apalagi di media sosial - mengundang hasad dan 'ain - mengundang kejahatan 2. Berharap kpd manusia dan ingin mendapatkan sesuatu darinya مثل اللذين اتخذوا من دون الله اوياء كمثل العنكبوت اتخذت بيتا، و ان اوهن البيوت لبيت العنكبوت Kisah imam malik yg diminta mngajar muwatho' di Kerajaan 3. Dapat dunia yg banyak dn selalu diiringi kemudahan Jgn jdikan Dunia sbg takaran kemuliaan Allah berikan dunia kpd yg dicintai dn...